UHO Peringkat Ketiga Nasional Jurnal Terakreditasi Terbanyak

  • Whatsapp
Universitas Halu Oleo peringkat ketiga nasional jurnal terakreditasi terbanyak. Foto: Ana Pratiwi/Sultraku
banner 468x60

KENDARI, SULTRAKU.COM – Sebagai institusi dengan jurnal teraktreditasi paling banyak selama periode 2023 di Indonesia, Universitas Halu Oleo (UHO) mendapat peringkat ketiga oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Rektor UHO Kendari, Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh civitas akademika UHO Kendari agar mempublikasikan karya tulis ilmiahnya masing-masing.

Bacaan Lainnya

“Untuk publikasi itu berarti butuh wadah, dan wadah akhirnya melalui prodi. Kemudian prodi menyarankan untuk semua mahasiswa yang lulus membuat satu jurnal,” ungkapnya.

Kata dia, nantinya setelah dilakukan publikasi oleh prodi, maka jurnal-jurnal ilmiah tersebut akan diklasifikasi oleh Pangkalan Data Pendidikan Tingg (PD Dikti) agar bisa diakreditasi oleh Science and Technology Index (Sinta) 5 sampai Sinta 1.

Zamrun membeberkan, bahwa untuk saat ini jurnal-jurnal di UHO Kendari sudah ada yang memiliki akreditasi Sinta 2, Sinta 3, Sinta 4 dan Sinta 5.

“Alhamdulilah kita masuk 3 besar institusi dengan jurnal terakreditasi terbanyak,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UHO, I Nyoman Sudiana mengatakan, terdapat sepuluh universitas terbaik tingkat nasional dengan perolehan jurnal terakreditasi terbanyak periode 2023 versi Kemendikbudristek.

Dicantaranya yaitu, Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Haluoleo (UHO), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Kemudian, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Bengkulu (UNIB), dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Ia mengatakan, bahwa ada 15 jurnal ilmiah UHO Kendai terakreditasi Sinta yang masuk dalam penilaian Kemendikbudristek. Dari 15 jurnal tersebut sebenarnya UHO Kendari mempunyai jurnal terakreditasi Sinta sebanyak 58.

Sementara dari segi perangkingan di Sinta, UHO berada di urutan 51 secara nasional, artinya sudah banyak penelitian dan pengabdian berkualitas yang telah ditorehkan.

“Kemungkinan penyebab 58 jurnal terakreditasi Sinta UHO itu tidak terbaca sepenuhnya biasanya karena datanya tidak terintegrasi antara Software Sinta dan Software Akreditasi Jurnal Nasional (Arjuna) yang dimiliki pihak kementerian,” jelasnya.

“Artinya di Software Sinta dan Arjuna berbeda, jadi terkadang jurnal yang sudah terinput di Sinta tidak terinput di Arjuna begitupun sebaliknya,” tambahnya.

Lanjut ia menyampaikan, dari 58 jurnal UHO terakreditasi Sinta, jurnal dengan kualitas paling bagus saat ini dimiliki Fakultas Peternakan (FPt) yang terakreditasi lab level 2.

Kualitas jurnal sangat berkaitan dengan kualitas Perguruan Tinggi (PT) tetapi secara parsial tidak secara integral, karena yang menentukan jurnal terakreditasi level berapa bukan dari internal UHO tetapi dari pihak kementerian.

Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Haerani Hambali


banner 300x600

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *