Mahasiswa UHO Kembangkan Briket Industri Rumahan dari Tempurung Kelapa

  • Whatsapp
Mahasiswa UHO kembangkan briket industri rumahan dari tempurung kelapa. Foto: Ana/Sultraku.
banner 468x60

KENDARI, SULTRAKU.COM – Alim Amry Nusantara, pria 25 tahun yang merupakan mahasiswa Budidaya Perairan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang mengembangkan arang briket rumahan.

Kelapa merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat yang bisa dijumpai hampir di seluruh Indonesia termasuk di Sulawesi Tenggara. Potensi pohon kelapa di Sulawesi Tenggara sendiri cukup besar karena tersebar di 17 kabupaten/kota.

Bacaan Lainnya

Potensi pemanfaatan batok kelapa menjadi arang briket masih sulit ditemukan.
Hal inilah yang mendorong Amry dan beberapa temannya untuk mencoba berinovasi dengan tempurung kelapa yang diubah menjadi arang briket.

Arang briket merupakan salah satu inovasi dari pengembangan arang tempurung kelapa yang memiliki kualitas ekspor. Sayangnya, banyak yang belum mengetahui hal ini.

“Arang briket lebih unggul dibanding arang biasa karena memiliki nyala yang tahan hampir 2 jam dan memiliki tingkat panas yang lebih dari arang biasa,” ungkapnya baru-baru ini.

Amry tak ingin sukses sendiri. Pria ini merangkul seorang teman agar mereka bisa mandiri dan tak hanya bergantung pada orang tua.

Adriansah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari mengungkapkan, potensi arang sangat besar tetapi pemanfaatannya masih di tahap arang, belum sampai pada tahap briket.

“Saya sementara menyelesaikan kuliah dan mengambil judul penelitian yang berkaitan dengan arang briket, sehingga membuat saya makin tertarik bergabung dengan Amry untuk merintis usaha ini,” tuturnya.

Amry sendiri sudah memulai usaha ini sekitar 4 bulan. Namun mengembangkan sesuatu yang baru tentu saja tidak mudah. Oleh karena itu, dia perlu dukungan dari berbagai pihak khususnya pemerintah.

Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Kardin

banner 300x600

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *