Ramadan Penuh Ampunan dan Pahala Amal Ibadah Dilipat Ganda

  • Whatsapp
Ustad Ahmad Syahri Ama bersama dengan jemaah salat tarawih. Foto: Reza Fahlefy/Telisik
banner 468x60

MEDAN, SULTRAKU.COM – Bulan ramadan adalah bulan ampunan dan segala amal baik dilipat gandakan, bulan yang baik bagi umat Islam. Jadi, di momen ini perbanyak memohon ampun dan perbanyak melakukan ibadah.

Itu dikatakan Ustad Ahmad Syahri Ama dalam dalam kegiatan kuliah tujuh menit (kultum) di Masjid Al-Hidayah yang berada di Jalan Sei Belumai, Desa Tanjung Morawa A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (22/3/2023) malam.

Bacaan Lainnya

“Tak ada gading yang tak retak, selama kita dikatakan sebagai manusia pasti pernah berbuat salah. Akan tetapi, manusia yang baik yaitu mengakui perbuatannya dan memohon ampunan kepada Allah SWT,” kata Ustad Ahmad, sebelum memulai salat tarawih perdana di bulan Ramadan 1444 Hijiriah.

Ustad Ahmad menambahkan sebesar apapun dosa manusia, Allah SWT akan memberikan ampunannya.

“Dosa kita Insya Allah akan diampunkan. Syaratnya melakukan ibadah puasa dan memohonkan ampun kepada Allah SWT untuk suatu kebaikan,” tambahnya.

Selain itu, ustad Ahmad menyebutkan menjalankan ibadah puasa harus dilakukan dengan keimanan dan ikhlas. Harapan hanya ridho dari Allah SWT.

“Iman itu kan artinya percaya, yakin bahwa puasa perintah Allah SWT, maka kita akan mengerjakan dengan baik. Kita akan menjauhi perbuatan yang membatalkan puasa dan semakin ikhlas untuk melakukan ibadah puasa itu. Puasa yang kita lakukan semata-mata hanyalah mengharap ridho Allah SWT, tidak mengharap pujian atau pamer. Jika kita pamer, puasanya tidak berkah,” tuturnya.

Di awal bulan ramadan ini, seluruh umat Islam berharap kepada Allah SWT agar dosa dosanya diampuni dan ibadahnya puasanya diberikan keberkahan. Selain itu, salat 5 waktu dan sunnah harus dilakukan.

“Termasuk juga salat tarawih ini juga. Mudah-mudahan, dosa-dosa seluruh jamaah shalat tarawih ini diampuni dan diberikan kelancaran dalam melaksanakan ibadah puasa,” ucapnya.

Ustad Ahmad juga mengaku setiap manusia harus selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT sampai saat ini. Di antaranya nikmat kesehatan, kesempatan dan kelapangan waktu untuk beribadah.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kita masih diberikan kesempatan dan bertemu di bulan Ramadan 1444 Hijiriah. Mudah-mudahan, kita semua masih diberikan waktu untuk bertemu di ramadan selanjutnya,” terangnya.

Penulis Reza Fahlefy
Editor: Kardin

banner 300x600

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *