Pesan Wakil Bupati Buton Utara Saat Buka Turnamen Futsal Liga Lagundi ke-11

  • Whatsapp
Wakil Bupati Buton Utara, Kompol (Purn) Ahali, S.H, M.H membuka dengan resmi futsal Liga Lagundi ke-11, di Desa Lagundi, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara. Foto: Ist
banner 468x60

BUTON UTARA, SULTRAKU.COM – Wakil Bupati Buton Utara, Kompol (Purn) Ahali, S.H, M.H membuka dengan resmi futsal Liga Lagundi ke-11, di Desa Lagundi, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara, Minggu (3/7/2022).

Ahali mengatakan, kegiatan itu sangat bagus. Selain sebagai ajang pertandingan olahraga, juga untuk mencari bibit-bibit atlet futsal untuk dididik atau ditingkatkan ke depannya.

Bacaan Lainnya

Mantan Kasubdit Indag Polda Sulawesi Tenggara itu berpesan, dalam pertandingan, bagi pemenang nantinya, itu merupakan suatu keberhasilan dan bagi tim yang kalah, harus menerima secara sportif. Ia juga berpesan, dalam pertandingan yang diikuti 4 kabupaten itu bisa membangun kebersamaan dan silaturahmi.

Untuk itu, mantan Kasat Reskrim Polres Wakatobi itu juga berharap kepada tuan rumah, untuk berlaku sebaik mungkin dan bisa membangun komunikasi dan koordinasi yang baik.

“Beda pendapat itu biasa, tapi bukan berarti menjadikan konflik. Sehingga ke depan liga ini terus berkelanjutan,” ujar mantan Kapolsek Kulisusu itu.

Ia menambahkan, kalau kegiatan itu berjalan dengan baik, jika bukan Bupati Buton Utara yang akan datang menutup kegiatan tahunan itu, maka ia sendiri yang akan datang pada penutupan.

“Kegiatan ini sudah diketahui oleh bupati, bupati sebagai ketua KONI, Dispora sebagi pembina olah raga. Kalau ke depan ada yang berprestasi, saya kira bisa dinaungi oleh KONI,” kata orang nomor 2 di Buton Utara itu.

Dihubungi melalui telepon, Ketua Panitia Liga Lagundi ke-11, Suhardipo mengatakan, dari kegiatan itu dapat menggali kemampuan adik-adik di Desa Lagundi di bidang olahraga.

Ia berharap dari liga futsal yang diikuti klub dari Kabupaten Buton Utara, Buton, Muna dan Muna Barat itu bisa tumbuh pemain-pemain futsal yang bisa menuju kancah nasional.

“Kan sesuatu yang besar muncul dari hal-hal yang kecil,” imbuhnya.

Alumni Universitas di Kota Baubau itu berharap kepada pemerintah daerah dapat melihat potensi, bahkan PSSI kabupaten untuk memantau langsung kegiatan liga lagundi itu.

Di samping itu Suhardipo mengatakan, penyelenggaraan futsal itu, bisa menjadikan Desa Lagundi mempunyai nilai kreativitas yang tinggi. Ia menilai itu adalah sebagai salah satu inovasi.

“Yang dikembangkan di sini bukan hanya bolanya, tetapi UMKM masyarakat itu juga berjalan selama kita jalankan kegiatan bola ini,” pungkasnya.

Penulis: Aris
Editor: Musdar

banner 300x600

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *