Bulan Bung Karno, Bupati Haliana dan PDIP Wakatobi Ajak Masyarakat Perangi Stunting

  • Whatsapp
Puluhan masyarakat ikut serta dalam bulan Bung Karno ke-52 yang dilakukan DPC PDIP Wakatobi bersama Bupati Wakatobi, H. Haliana. Foto: Boy Candra Ferniawan/Sultraku
banner 468x60

WAKATOBI, SULTRAKU.COM – Dalam rangka memeriahkan bulan Bung Karno ke-52, Bupati Wakatobi, H. Haliana bersama DPC PDIP Wakatobi membangun kesadaran masyarakat untukencegah stunting atau kondisi gagal tumbuh.

Haliana mengajak masyarakat proaktif menurunkan stunting karena masalah gagal tumbuh tersebut berdampak besar bagi kehidupan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Bukan saja permasalahan asupan gizi. Penyelesaiannya harus menyeluruh oleh setiap lembaga untuk jalan secara bersama. Terutama dengan berdirinya rumah stunting maka penurunan stunting di Wakatobi dapat dilakukan secara maksimal,” ucap Haliana.

Politikus PDIP ini berharap dengan adanya inovasi penanganan stunting dapat menyadarkan dan menumbuhkan inovasi-inovasi untuk memanfaatkan pangan-pangan lokal agar memilki mutu dan kualitas.

“Sehingga daerah dapat mendorong sektor ketahanan pangan. Salah satu titik tujuan capaian adalah bagaimana masyarakat nanti bisa mencukupi pangan-pangan yang bergizi sehingga stunting dapat kita atasi lebih baik,” harapnya

Kegiatan yang bertajuk Gebyar Inovasi Pelayanan Kesehatan Rakyat tersebut juga disemarakkan dengan hadirnya para ibu hamil, pasangan pengantin, serta anak-anak balita di Rumah Pesta (Penanganan stunting) di Desa Mola Utara, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sekretaris DPC PDIP Wakatobi, Sudirman A Hamid mengungkapkan gebyar Inovasi pelayanan kesehatan rakyat merupakan momentum membangun sebuah kesadaran dan berjuang untuk mencegah masalah gizi kronis pada anak.

“Stunting adalah sebuah masalah pertumbuhan dan perkembangan anak yang diakibatkan oleh gizi, oleh karena itu stunting merupakan persoalan bangsa serta persoalan daerah. Kabar baiknya menurut data pada tahun 2020 Wakatobi sudah menetapkan lokus untuk pengendalian stunting,” ungkap Sudiman.

Sudirman menaruh harapan besar kepada Bupati Wakatobi sebagai pemangku kebijakan untuk dapat mengatasi permasalahan stunting agar tercipta masyarakat yang bebas stunting.

“Kita berharap ke depan dengan bebasnya Wakatobi sebagai daerah stunting maka generasi-generasi yang akan datang merupakan generasi yang sehat, jasmani, dan rohani. Generasi yang memiliki kecerdasan untuk membangun Wakatobi yang lebih baik ke depan,” tambahnya

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Eliati Haliana menambahkan, bahwa berbicara tentang stunting bukan saja tentang pengobatan namun upaya-upaya pencegahan.

“Bahwa kita harus mencegah jangan sampai terjadi stunting terutama di seribu Hari Pertama kehidupan (HPK). Upaya pencegahan stunting memang wajib dilakukan sejak dini,” pungkasnya.

Bulan Bung Karno dimaksudkan 52 tahun sudah Presiden pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno tutup usia sejak 21 Juni 1970 silam.

Penulis: Boy Candra Ferniawan
Editor: Musdar

banner 300x600

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *