Open Turnamen Torong Besi Cup Segera Bergulir, Berikut Total Hadiahnya

  • Whatsapp
Donatur utama penyelenggara Turnamen Torong Besi Cup. Foto: Berto Davids/Sultraku.
banner 468x60

MANGGARAI, SULTRAKU.COM – Kecamatan Reok akan menggelar turnamen akbar pada Oktober 2022 mendatang.

Setelah sebelumnya sempat dirumorkan batal terlaksana, dua tokoh berjasa di Kecamatan Reok, Yohanes Yosef Nembo dan Marselinus Pan akhirnya berinsiatif membuka turnamen sepak bola antar club/wilayah untuk tiga Kabupaten di Flores Barat itu.

Bacaan Lainnya

Turnamen sepak bola tersebut selanjutnya disebut “Torong Besi Cup”.

Gelaran Torong Besi Cup ini sedianya diadakan 1 Oktober 2022 mendatang dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda.

Adapun tuan rumah dalam edisi Torong Besi Cup kali ini, yakni sang penyelenggara sendiri.

Lapangan yang disediakan untuk turnamen akbar ini pun terletak di Pusat Kota Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Selaku tuan rumah, Panitia Torong Besi Cup juga sudah membuka pendaftaran bagi setiap club ataupun wilayah yang ingin berpatisipasi di dalamnya.

Ketentuan Open Turnamen yang digagas oleh panitia penyelenggara jadi satu alasan Torong Besi Cup ini akan melibatkan tim yang ada di tiga Kabupaten tersebut, yakni Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur.

Batasan usia pemain yang ditentukan dari open turnamen tersebut, yakni usia 17 tahun sampai dengan 35 tahun.

Biaya pendaftaran sebesar Rp 500.000 per tim ditambah Rp 200.000 sebagai jaminan kartu. Jadi jumlah keseluruhan pendaftaran sedikitnya Rp 700.000.

Adapun total hadia juara yang akan dipersembahkan oleh panitia penyelenggara, yakni, juara I berhak mendapat uang tunai Rp 6.000.000 plus piala tetap, juara II berhak mendapat uang tunai Rp 4.000.000 plus piala tetap, juara III berhak mendapat uang tunai Rp 2.000.000 plus piala tetap dan juara IV atau juara hiburan berhak mendapat uang tunai Rp 1.000.000 plus piala tetap.

Selain itu fasilitas turnamen seperti wasit, bola, jala gawang hingga operasional panitia akan ditanggung oleh Torong Besi Cup.

Panitia Penyelenggara, Oktavianus Firmus mengatakan, pihaknya membuka pendaftaran selebar-lebarnya bagi para ase kae/ari sae selaku pemilik club ataupun wilayah masing-masing untuk mendaftarkan diri di meja turnamen akbar ini.

Tim yang akan dilibatkan dalam open turnamen tersebut, kata dia, adalah tim yang berasal dari tiga Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur, sedangkan tim yang berasal dari luar tiga Kabupaten itu belum diperkenankan untuk ikut mendaftar.

“Semua tim bisa kita libatkan dengan batasan usia yang sudah ditentukan. Hanya yang belum diperbolehkan adalah tim dari luar tiga Kabupaten itu,” jelas pemilik nama panggilan Yopin ini.

Jadwal pelayanan pendaftaran tim, lanjut dia, akan dibuka 1×24 jam, mulai hari ini 12 September 2022 sampai 25 September 2022 tutup pendaftaran.

“Selanjutnya panitia turnamen akan menggelar Technical Meeting (TM) untuk para peserta yang sudah mendaftar,” ujarnya.

Sementara itu, Donatur Utama Torong Besi Cup, Yohanes Yosef Nembo berharap agar gelaran turnamen akbar Torong Besi Cup tahun ini diwarnai oleh rasa persaudaraan yang tinggi dengan mengedepankan sikap sportivitas.

Ia berkeinginan agar semua tim dapat dilibatkan tanpa pandang bulu, baik dari Manggarai maupun Manggarai Timur dan Manggarai Barat.

“Torong Besi Cup adalah open turnamen. Karena itu semua ase kae dari tiga Kabupaten kita libatkan. Hal ini demi akrabnya ikatan silahturami yang telah kita bangun selama ini. Kita semua adalah keluarga,” ungkap Nembo.

Turnamen ini, kata dia, mau menyatukan semua pihak khususnya kaum muda agar membiasakan diri untuk bersatu dan bekerja sama mencapai tujuan dalam bidang apa saja.

Lebih lanjut Politisi Partai Golkar ini mengimbau agar panitia penyelenggara harus memperhatikan bagian terpenting di luar dari turnamen sepak bola ini. Semua tim yang nantinya dijadwalkan bertanding harus memperhatikan jadwal pekerjaan sehari-hari para pemain.

Artinya, semua pemain dalam tim punya pekerjaan masing-masing. Karena itu jadwalnya harus diatur baik sesuai waktu kerja mereka.

“Bila kesempatan ikut bermain bola hilang karena masih ada kewajiban mencari nafkah, maka tinggalkan pertandingan bola tersebut. Cari nafkah untuk menghidupi keluarga jauh lebih penting ketimbang harus memilih untuk bermain dengan waktu dan jadwal yang sama,” ungkap Politisi yang sering disapa Jon Nembo itu.

“Boleh pertandingannya diadakan tiap hari. Tetapi harus perhatikan waktu kerja tiap pemain. Hari Sabtu dan Minggu boleh diadakan pagi dan sore, tetapi kalau hari lain harus dipertimbangkan lagi,” ungkap Jon menambahkan.

Hal serupa juga disampaikan salah satu Inisiator Turnamen Torong Besi Cup, Marselinus Pan.

Ia berharap turnamen ini menjadi wadah silahturami antar sesama agar rasa kekeluargan terus terjalin sampai kapan pun.

Selain itu, kata dia, turnamen Torong Besi Cup, diharapkan mampu memunculkan bakat-bakat baru yang potensial dalam dunia sepak bola.

“Harapan saya melalui turnamen ini menjadi wadah silaturahmi yang juga melahirkan bakat-bakat pesepak bola muda yang handal. Ke depan turnamen Torong Besi Cup akan terus dilaksanakan setiap tahunnya apabila tidak ada kendala,” tutur Politisi Partai Golkar itu yang juga menjadi Donatur Utama Turnamen ini.

“Harapan terakhir yang ingin saya sampaikan jadikan setiap turnamen sepak bola punya tujuan ingin memajukan potensi-potensi calon atlit yang berkualitas, bukan hanya kompetisi yang bertujuan meghibur rakyat semata,” tuturnya lagi.

Penulis: Berto Davids
Editor: Kardin

banner 300x600

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *