Rapat Paripurna di DPRD, Pj Wali Kota Kendari Sampaikan KUA-PPAS Perubahan 2023

  • Whatsapp
Pemerintah Kota Kendari bersama DPRD membahas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Pendapatan dan Belanja Daerah dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2023. Foto: Nur Khumairah/Sultraku
banner 468x60

KENDARI, SULTRAKU.COM – DPRD Kota Kendari menggelar rapat paripurna membahas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Pendapatan dan Belanja Daerah dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun anggaran 2023.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu menuturkan, KUA PPAS tahun anggaran 2023, sesuai amanat UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah khususnya pada pasal 316 ayat 1 yang menyatakan bahwa pemerintah daerah bersama dengan DPRD dapat melakukan perubahan APBD dengan mempertimbangkan beberapa risiko.

Bacaan Lainnya

“Sebagaimana dimaklumi dalam perjalanan pelaksanaan APBD 2023 masih dipengaruhi adanya upaya pemulihan ekonomi, pengendalian inflasi daerah, penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem serta penyelesaian pekerjaan infrastruktur,” tuturnya mengawali sambutannya, Sabtu (12/8/2023) malam.

Dikatakan, pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi dan penyesuaian APBD periode tahun anggaran yang tersisa agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan dengan efisien dan efektif.

Selain melakukan rasionalisasi belanja daerah pada dokumen perubahan KUA dan perubahan PPAS APBD, juga dilakukan penyesuaian terhadap target pendapatan daerah baik itu penyesuaian penerimaan pendapatan transfer dan penyesuaian terhadap target pendapatan asli daerah.

Sehingga dapat memberi gambaran yang lebih logis terhadap kemampuan yang dimiliki untuk membiayai pembangunan di sisa tahun anggaran 2023.

Pada rancangan perubahan KUA PPAS telah diakomodir kebijakan pembayaran pada pihak ketiga yang belum terbayarkan pada tahun anggaran sebelumnya, serta penyelesaian pekerjaan yang bersumber dari pinjaman resmi pemerintah pusat (PEN).

Berikut ini, ringkasan perubahan pendapatan belanja dan pembiayaan daerah tahun anggaran 2023, yaitu:

  • Pertama, pendapatan daerah terdiri atas pendapatan asli daerah, pendapatan transfer dan lain-lain. Pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 1.531.579.915.000
  • Kedua, belanja daerah meliputi belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer setelah perubahan menjadi Rp 1.729.515.153.903
  • Ketiga, pembiayaan daerah dari penerimaan pembiayaan daerah setelah perubahan menjadi Rp 208.127.100.080, dan pengeluaran pembiayaan daerah setelah perubahan menjadi Rp 10.191
    431.092.

Rancangan ini akan menjadi acuan dalam penyusunan RKA-OPD lingkup pemkot menjadi dasar penyusunan perubahan APBD Kota Kendari tahun anggaran 2023.

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan
Editor: Haerani Hambali

banner 300x600

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *