HAB Kemenag ke-78, Pejabat Ikut Lomba Masak Nasi Goreng, Istrinya Jadi Penonton

  • Whatsapp
Kakanwil Kemenag Sulawesi Tenggara Muhammad Saleh, Ketua Panitia HAB ke-78 Marni, dan Rektor IAIN Kendari Husain Insawan. Foto: Riksan Jaya/SULTRAKU
banner 468x60

KENDARI, SULTRAKU.COM – Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan lomba masak nasi goreng bagi pejabat eselon 2 dan 3. Sementara para istri menjadi penonton. Lomba ini digelar dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-78 Kementerian Agama.

Kegiatan yang dibuka oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Muhammad Saleh, Kamis (11/1/2024) pukul 08.00 Wita, di kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, dihadiri oleh seluruh ASN yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara.

Selain lomba masak nasi goreng yang diikuti oleh pejabat laki-laki, ada juga lomba olahraga, mars dharma wanita dan juga talkshow. Kegiatan ini diikuti Kemenag 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Ketua panitia, Marni mengatakan, lomba-lomba yang digelar ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan tali persaudaraan. Talkshow akan digelar tanggal 12-13 Januari di halaman Kanwil Kemenag, akan membahas tujuh program khusus Kementrian Agama.

“Kalau talkshow terbuka untuk umum, diadakan di lapangan terbuka. Talkshow itu tentang program Gusmen, jadi tujuh program utama khusus Kemenag,” tambahnya.

Kakanwil Kemenag Sulawesi Tenggara, Muhammad Saleh, mengaku sangat bangga melihat semangat seluruh ASN Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengikuti HAB ke-78.

“Saya mengucapkan apresiasi, penghargaan, rasa syukur, rasa bangga saya selaku Kakanwil melihat kebersamaan yang dipertontonkan ASN Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara yang pada hari ini bercampur baur dalam suka dan haru,” ungkapnya sembari berkeliling menyapa para peserta lomba dan ASN yang hadir, Kamis (11/1/2024).

Husain Insawan, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari selaku tamu kehormatan pada kegiatan ini, mengapresiasi kegiatan yang dikemas secara kasual, santai, dan belum pernah dilakukan pada peringatan HAB Kemenag sebelumnya.

“Pak Kakanwil sudah menyelenggarakan kegiatan yang cukup spektakuler karena jujur saja dalam perayaan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama sebelumnya, belum pernah dilakukan sperti ini,” ujar Husain Insawan.

Acara yang dikemas kasual, bersahabat, sangat rileks, menurutnya menjadi formula baru dari Kementerian Agama. Selama ini, seolah-olah dikemas terlalu formal, terlalu resmi dan seterusnya.

“Menurut saya ini cukup spektakuler dan ini sebagai bias dari Kementerian Agama pusat dan itu menjamur ke seluruh Indonesia,” ungkapnya sembari berkeliling mencoba makanan yang dibuat oleh para peserta lomba.

Penulis: Riksan Jaya
Editor: Haerani Hambali


banner 300x600

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *