Aksi Serentak Donor Darah Sambut HUT ke-23 Balai POM Kendari

  • Whatsapp
Pemeriksaan pendonor sebelum melakukan donor darah. Foto: Nur Aziza/Sultraku
banner 468x60

KENDARI, SULTRAKU.COM – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kendari mengadakan kegiatan donor darah serentak pada Jumat (12/1/2024).

Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Balai POM Kendari yang berada di kompleks perkantoran bumi praja Anduonuhu Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Bacaan Lainnya

Donor darah ini adalah salah satu agenda yang diadakan dalam rangka menyambut hari ulang tahun ke-23 Balai POM, ini juga merupakan kolaborasi hingga pelosok negeri untuk membantu masyarakat.

Menurut Kepala Balai POM Kendari, Riyanto, donor darah ini merupakan kepedulian kita sesama manusia yang tentunya Balai POM ini ikut andil untuk selalu peduli pada sesama manusia.

“Donor darah adalah bentuk kepedulian kita kepada sesama manusia yang tentunya Balai POM juga berkontribusi untuk membantu sesama manusia juga berkolaborasi baik dengan Palang Merah Indonesia. Jadi dengan waktu yang cepat kita bisa menghadirkan dan membantu PMI untuk ketersediaan darah di Sulawesi Tenggara,” kata Riyanto.

Riyanto juga mengatakan, memperingati HUT Balai POM, akan ada beberapa rangkaian lomba yang diadakan baik tingkat daerah ataupun nasional dan kegiatan donor darah ini hanya untuk menyambut kegiatan, bukan kegiatan utama. Puncak kegiatannya akan dilaksanakan pada 31 Januari 2024.

“Kegiatan ini tidak hanya donor darah saja, tetapi ada beberapa rangkaian kegiatan yang diadakan secara nasional seperti lomba menyanyi, lomba stand up comedy, lomba fotografi, dan juga lomba pegawai prestasi dan puncak kegiatannya pada 31 Januari,” ujarnya lagi.

Sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, sebelum melakukan donor darah, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan terhadap calon pendonor.

Di waktu yang sama, dr. Hayatullah mengatakan, sebelum melakukan donor darah tentunya ada pemeriksaan kepada calon pendonor karena dalam melaksanakan donor darah ini dipastikan colon pendonor dalam keadaan sehat.

“Jadi untuk calon pendonor sebelum mendonorkan ada proses pemeriksaan, seperti tidurnya harus cukup 5 jam, dari berat badan juga minimal 45 kg, untuk batas usia itu di atas 17 tahun sampai 60 tahun dan untuk wanita tidak lagi haid, menyusui dan tidak sedang mengandung,” jelas dr. Hayatullah.

Salah satu pendonor, Riski, menceritakan kesan pertama mendonorkan darahnya.

“Saya dulunya tergabung di palang merah dan saya melihat dunia donor itu kayaknya keren, ada sesuatu yang bisa disumbangkan untuk orang lain. Hanya dari dulu berat badan saya tidak pernah mencukupi dan ini baru pertama saya mendonorkan dan kesan pertama ini tadi ada kendala di tangan saya sebelah kiri macet akhirnya pindah ke tangan kanan,” tuturnya.

Penulis: Nur Aziza
Editor: Haerani Hambali

Kutipan
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kendari mengadakan kegiatan donor darah serentak pada Jumat (12/1/2024)

banner 300x600

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *